Tuesday, February 8, 2011

Hujan turun ..

Hujan turun begitu deras. Angin terasa sangat dingin bertiup makin kencang, menusuk kulit sampai ke tulang. Aku bersyukur di saat cuaca di luar sana begitu dingin, aku justru merasa begitu hangat karena diselimuti oleh kain tebal dan beristirahat di atas tempat tidur yang empuk dan makanan makanan enak. Ya ALLAH .. bagaimana dengan orang orang yang tidak seberuntung aku? Di saat cuaca deras seperti ini mereka pasti sangat kedinginan, basah kuyup dan kelaparan. Orang orang pinggiran yang hanya bisa melepaskan lelah di emper emper pertokoan. Orang orang yang memilih tinggal di kolong jembatan, orang orang pengais sampah yang hanya mampu membangun ruang sempit di rumah kardus mereka. Mengapa aku menjadi orang yang sering mengeluh hanya karena hal sepeleh. Padahal di luar sana, di sekitar kita, ada orang orang jalanan yang pantang untuk mengeluh, dan mensyukuri sekecil apapun rahmat yang mereka terima. Merekalah orang orang yang kuat dengan mimpi mimpi. Mimpi mungkin sederhana bagi kita, namun mimpi yang sederhana itu membuat mereka membuat mereka tetap bertahan. Untuk bisa makan saja adalah mimpi bagi mereka. Mereka adalah orang orang yang tabah, berusaha untuk memahami arti menghaargai hidup. Ya ALLAH Yang Maha Lembut, Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Engkau bersama orang orang yang bersungguh sungguh, berikan mereka kehidupan yang senantiasa bahagia dengan semua yang mereka terima.

Seorang yang biasa ..

Hamba hanya seorang yang biasa,

Yang tak pernah brhenti mempertanyakan apa itu cinta ..

Sesuatu yang belum pernah hamba sentuh

Apakah arti dari mimpi-mimpi yang seakan menguatkan rasa ini

Siapakah sosok pangeran itu .. yang selalu terlintas dalam mimpi-mimpi ?

Apakah dia seseorang yang Engkau ciptakan untuk hamba ?

Dimanakah dia berada ?

Apakah dia yang selalau hamba lihat setiap hari ?

Apakah dia yang terkadang tak pernah hamba hiraukan ?

Apakah dia yang selalau hamba ajak bicara ?

Apakah dia yang pernah hamba sakiti hatinya ?

Ataukah dia yang terkadang hamba rindukan ?

Tanya ..

Yang sampai saat ini belum hamba temukan jawabannya

Terima kasih ..

Atas orang-orang yang datang dan pergi

Walau hanya dalam mimpi

Tak apa ..

Karna hamba mulai mengerti

Bahwa cinta itu nyata.

Sang Maha Pencinta ..

Sang maha pecinta yang memiliki cinta yang sebenarnya ..

Apakah Engkau telah meniupkan cinta dalam setiap hembusan nafas ini ?

Seperti apakah cinta yang Engkau tiupkan dalam jiwa itu ?

Aku pernah merasa cinta itu hidup,

Cinta itu ada di dalam sana,

Tapi .. tak pernah kusentuh

Dan tak bisa kusentuh ..

Cinta itu begitu dekat, tapi mengapa terasa jauh ..

Apakah ini hanya mata hati yang buta di dalam dada ?

Nyatakah ia ?

Nyatakah aku ?

Nyatakah jiwa ini, hati ini, rasa ini ?

Mengapa mata ini, telinga ini, bibir ini, seakan tak nyata ..

Apakah itu semua nyata ?

Kapan cinta itu menjadi nyata ..

Jika memang belum waktunya, jagalah cinta itu

Agar tetap putih ..

Tetap murni ..

Lembut ..

Hingga cahaya yang bening itu setia menemani jiwa yang resah

Sampai waktu yang begitu suci itu tiba

Memuliakannya dengan keyakinan,

Dengan keikhlasan,

Kesabaran,

Agar cinta itu bisa mencintai ..

Agar cinta itu tetap abadi.

Sederhana saja ..

Sederhana saja ..

Semua yang pernah singgah

kusadar tak mungkin kulupa

setiap ucapan..

setiap tawa..

setiap tatapan ..

Ada cerita..

pahit dan manis

untukmu untuk kita

untuk cintamu cintaku

yang tak mungkin terulang

Tapi ..

Aku selalu percaya keajaiban

dan setiap dari kita akan mendapatkannya ..

Monday, February 7, 2011

Yokohama ..

Pelabuhan Yokohama 4 November 2010, masih terdengar burung camar di pagi hari saat fajar yang indah disebelah timur sana; muncul dibalik jembatan putih Yokohama.
Hari ini adalah hari pelepasan Fujimaru untuk mulai berlayar. Di awali "Morning Call" sebagai pemyemangat untuk bangun.
Upacara kenaikan bendera untuk pertama kalinya adalah bendera Jepang. Baru kali ini aku mendengar dan melihat langsung orang Jepang menyanyikan lagu kebangsaannya yang sendu dan merdu, aku terharu saat itu, aku sekarang jadi lebih patriotis.
Saat sore harinya, orang tua angkat selama homestay diundang ke kapal untuk perpisahan. Begitu indah rasanya saat saat ini, begini rasanya melambai lambai di atas kapal, membuang beraneka warna pita membentuk kesatuan yang beraneka rupa, sangat meriah, ramai dan penuh warna.
Sekali lagi aku terharu, diseberang sana di bukit kecil tempat rumput rumput, sekelompok orchestra drum band mengiringi fujimaru melepas sauh. Symphony yang cantik dan lambaian tangan yang menyenangkan. Ada rasa indah dalam hati yang membuatku tidak bisa berkata kata. Aku hanya terkesima dan terhanyut dalam suasana yang langka untuk dimiliki setiap orang; kerlap kerlip kamera, teriakan, bukit hijau, bangunan putih, jembatan megah, langit jingga dan matahari terbenam ...
Sangat indah ..
Yokohama.

Fujimaru ..

Akhirnya aku menaiki kapal itu juga.. kapal yang selama ini menjadi impian . Seperti mimpi saja tapi semuanya memang nyata. Aku tak mengerti rasa hati ini, rasanya tidak bisa digambarkan, pemandangan disekitar begitu indah, sebuah pelabuhan yang luar biasa indah. Yokohama, kota pelabuhan yang indah. Laut biru yang begitu bebas lepas, dihiasi oleh bangunan bangunan kotak yang tinggi menjulang, sebuah kincir permainan sebagai pemanis, dan hamparan rumput di bukit kecil yang menawan, matahari yang bercahaya, dan suara burung camar merdu yang makin menghidupi suasana khas Jepang.
Semalam di fujimaru diisi dengan berbagai macam aktivitas; acara penyambutan yang dibuat meriah, orientasi yang diusahakan tidak membosankan, dan makan malam dengan antrian 300 pemuda. Makanan yang serba enak; beef, spaghetti, seafood, salmon fish, dan masih banyak lagi daftar menu makanan super enak yang tidak bisa kumakan, nikmati saja apa yang ada wahai vegetarian.. kalian menikmatinya bukan? Nyummmy... ^_^
Jam 23.00 saatnya "Night Call"... seluruh pemuda yang untuk pertama kalinya bertugas saat itu adalah Solidarity Group B yang bekerja dengan hebat. Ucapan selamat tidur yang sangat manis "Selamat malam Indonesia", setelah itu semuanya bernyanyi accapela .. merdu sekali rasanya .. kurasakan begitu hangat hingga mataku mulai terpejam malam itu.
Baiklah.. selamat malam juga semuanaya,
Oyasuminasai ..
Goodnight ..
(Fujimaru, 3 November 2010)

Sunday, February 6, 2011

Tokyo ..

It was like a dream when I opened my eyes from the tight sleeping

on the plan (Japan Air Lines)..

There are some clouds with the colors ranging from pale red to orange,

Seemed like the sun is already called from the east.

Little by little it turned into bright yellow ..

Then I found the beautiful vanilla sky.

All the thing looked so different here..

The different world from my world.

It’s just the beginning ..

The plan later was on the land of narita when the time was showing morning 8 o’clock.

27 youths of Indonesia participant were ready for the baggage

terrible, complicated, hectic, tired, powerless, sleepy,

fighting, happy, laugh, admired... then bless sense, such perfect feeling.

The Admin Staff of Japan is already smile in front of arriving door.

"Hachi".. is the woman who said “Selamat datang” with her Japanese accent

on the first time meeting.

“Hachi”.. I do really like that name,

It’s like the name of legend dog in Japan; Hachiko.

The journey to the cabinet office was really nice by bus;

The friends sang Shimauta and Sukiyaki,

Seemed like they sang from their heart made the songs were so comfortable to heard.

I dont know why I always like sitting close to the window

I just stared out from the bus..

then enjoyed the high and white building, the pride of all Tokyo ..